Berita Bola – Gerard Pique dan Sergio Ramos kerap terlibat friksi saat membela klub masing-masing. Namun, saat berada di timnas Spanyol keduannya tetap akur dan solid.

Real Madrid dan Barcelona adalah dua klub yang tak pernah akur di sepakbola Spanyol. Persaingan keduanya sejauh ini bukan sekadar gengsi di atas lapangan, melainkan sudah menjalar ke hal politik.

Dalam sejarahnya, Madrid merupakan klub yang mewakili simbol negara Spanyol, sedangkan Barca adalah simbol bangsa Catalan yang sudah lama ingin memerdekakan diri dari Spanyol.

Akibat itulah pertemuan antara Madrid dan Barcelona di sepakbola bukan sekadar menang atau kalah di atas lapangan, namun lebih dari itu.

ramos dan piqueKarena sejarah panjang itu pula Ramos, yang mewakili Madrid sering perang kata-kata dengan Pique selaku pemain Blaugrana. Pada pertemuan terakhir di El Calsico, kapten Madrid itu dikartu merah dan melempar sebuah isyarat kepada bek Barca itu.

BACA JUGA : Real Madrid dan Barcelona Raih Skor Sama, Barcelona Masih Memimpin Klasemen.

Namun, meski sering berseteru ketika membela klub masing-masing, kedua pemain itu tetap solid saat membela timnas. Bahkan, pelatih Julen Lopetegui menjadikannya duet utama di lini belakang timnas Spanyol.

Di sini Sergio adalah kaptennya dan punya hierarki lebih tinggi dan Gerard punya kepemimpinan lebih besar di Barca,” sebutnya.

ramos dan piqueMenurut Busquets, apa yang terjadi pada level klub dan melibatkan Ramos dan Pique adalah hal lazim yang juga satu paket dengan rivalitas El Barca dan El Real. Itu tak berimbas pada timnas.

“Biar saja mereka mengatakan apa yang mereka mau. Saya sendiri tidak ikut-ikutan dalam perang itu. Ada kalanya Anda berpikir mengenai satu hal tapi Anda justru mengatakan hal lain, dan di antara kami, saat kami datang ke sini kami bicara mengenai sepakbola. Kami tak terlalu memikirkan yang lainnya,” bebernya.

“Saya tidak bisa mengendalikan apa yang terjadi di luar lapangan, tapi di lapangan (timnas) hubungan mereka sangat bagus,” kata Lopetegui seperti dikutip Football Espana.

“Kami punya grup yang solid, berkomitmen dan terhubung dengan baik. Ini adalah tim yang sehat dan bahagia,” tambah mantan pelatih FC Porto itu.

LEAVE A REPLY