Berita Bola – FIFA memberikan kewenangan kedapa wasit untuk memberikan waktu tambahan pada setiap akhir laga sebagai kompetisi dari waktu yang terbuang untuk selebrasi gol. Aturan baru ini diberlakukan di Piala Konfederasi 2017 Rusia yang mulai bergulir pada Sabtu (17/7/2017).

“Waktu tambahan itu sebagian besar satu menit pada babak pertama dan tiga menit pada babak kedua. Dalam pertandingan dimana terjadi banyak gol, perayaan gol seringkali menghabiskan banyak waktu. Jadi perlu ada tambahan waktu,” ungkap kepala Teknik FIFA, Marco Van Basten.

“Penonton ingin melihat permainan sehingga FIFA mendorong wasit agar lebih ketat saat menghitung waktu tambahan,” ujar Marco Van Basten, tambahnya.

Di Piala Konfederasi, wasit diperbolehkan mengambil tindakan tegas terhadap kiper yang memegang bola lebih dan enam detik.

Baca juga:

Cristiano Ronaldo Jadi Cover FIFA 18

UEFA Akan Kmebali Gelar Penghargaan Pemain Terbaik Eropa

“Kiper bisa memegang bola maksimal enam detik. Namun sering kali kiper memegang bola lebih dari itu. Salah satu insiden terjadi di Piala Dunia U-20, ada kiper yang memegang bola selama 20 detik lamanya,” imbuh Marco Van Basten.

Teknologi video asisten wasit atau VAR juga diterpakan di Piala Konfederasi. Yang menarik adalah FIFA mengujicobakan pergantian keempat saat laga memasuki tambahan waktu. Hal ini sudah disetujui oleh IFAB [International Football Association Board].

Sebelumnya, FIFA sudah memberikan kewenangan terhadap wasit untuk menghentikan dan menunda pertandingan jika para pengadil lapangan melihat adanya diskriminasi dari suporter saat perhelatan Piala konfederasi 2017.

Tindakan ini merupakan bagian dari “prosedur tiga langkah” yang digagas FIFA.

Prosedur tersebut memperbolekan pejabat pertandingan untuk menghentikan, dan kemudian membatalkan pertandingan bila perilaku fans dianggap telah berlebihan.