BERITA BOLA – Tak bisa dipungkiri kesuksesan Manchester City masih jauh di bawah Manchester United. Mengubah fakta tersebut merupakan tantangan terbesar Josep Guardiola sebagai manajer.

BACA JUGA : Prediksi Bola Burnley vs Watford 19 Agustus 2018

City sukses memenangi Premier League 2017/18 dengan rekor 100 poin, unggul 19 poin dari MU di posisi kedua. Padahal 12 bulan sebelumnya, City gagal meraih satu pun trofi yang menandai pertama kalinya Guardiola nirgelar dalam semusim.

Bagaimanapun, City baru mengumpulkan lima gelar Liga Inggris tertinggal di belakang MU yang mengoleksi 20 gelar juara. Puncak kejayaan Setan Merah ketika dilatih Sir Alex Ferguson yang mengantar klub memenangi 13 titel Premier League sampai pensiun pada 2013.

BACA JUGA : Awal Yang Sangat Baik Untuk Sekuat Manchester City

“Kami memiliki tetangga yang, selama 15 atau 20 tahun, selalu juara,” ungkap Guardiola dalam di balik layar dokumenter All or Nothing, sebagaimana dilansir Daily Express.

Semasa masih melatih, Ferguson menyebut City hanyalah ‘tetangga yang berisik’. City memang berhasil membuktikan diri bahwa mereka lebih dari label itu dengan memenangi tiga gelar juara liga dalam tujuh musim terakhir.

Saya suka memiliki sebuah ruang ganti yang berisik sebelum sebuah pertandingan,” sambung Guardiola.
Guardiola, Mu Bukan Tim Sembarangan!

“Apa yang saya rindukan dari waktu saya sebagai pemain adalah ruang ganti. Itu adalah tempat yang paling menyenangkan, terlepas dari lapangan, di mana ada banyak lelucon, semua orang kompak, mereka mengkritik manajer dan berbagi momen baik dan buruk.”

LEAVE A REPLY